Turnamen PTA Cup 2025 | Dr. H. Chazim Maksalina, M.H.
Turnamen PTA Cup 2025
oleh Dr. H. Chazim Maksalina, M.H.
Ketua Pengadilan Tinggi Agama Gorontalo
Penyelenggaraan turnamen PTA Cup 2025, memperebutkan piala bergilir Ketua Pengadilan Tinggi Agama Gorontalo berjalan dengan baik, lancar dan sukses. PTWP cabang PTA Gorontalo kali ini dipercaya sebagai tuan rumah dan diikuti seluruh PTWP cabang PA Gorontalo, PA Limboto, PA Tilamuta, PA Marisa, PA Suwawa dan PA Kwandang.
Turnamen tersebut diadakan selama dua hari sejak tanggal 8 - 9 Februari 2025 di lapangan tenis PTA Gorontalo. Dengan sistem setengah kompetisi pada babak penyisihan dan knock out babak semi final turnamen tersebut berjalan lebih bergairah karena masing-masing tim bisa bermain dua kali.
Sejak babak penyisihan Turnamen berjalan dengan seru, masing-masing tim mampu menunjukkan semangat dan kompetisi dengan tinggi. Hal ini ditunjukkan dengan gagalnya tim PTA Gorontalo sebagai juara bertahan dua kali berturut-turut melaju ke final turnamen.
Empat tim yang berhasil melaju ke partai semi final adalah PTA Gorontalo, PA Gorontalo, PA Limboto dan PA Suwawa. PTA Gorontalo tumbang dikalahkan PA Limboto dan PA Gorontalo berhasil mengalahkan PA Suwawa. Pada perebutan juara tiga PTA Gorontalo menang 2 - 0 atas PA Suwawa sedang pada final, PA Gorontalo berhasil menyingkirkan PA Limboto 2 -1 dan berhak meraih juara turnamen PTA Cup 2025.
Selain sukses menampilkan juara tim, pada penyelenggaraan turnamen ini juga memilih 3 Most Valueable Player(MVP) tiga pemain paling bernilai sebagai penghargaan perorangan. Masing-masing juara I, II, III dan MVP I pulang membawa piala sedang MVP II, III serta peserta masuk empat besar dianugerahi sertifikat penghargaan.
Yang menarik dari setiap penyelenggaraan turnamen PTA Cup, untuk memberi semangat kepada peserta selalu diadakan pemilihan tim yang paling kompak dan paling stylish yang diraih oleh PA Suwawa (terkompak) dan PA Tilamuta (termodis) dalam performance.
Dan lebih penting lagi dalam penyelenggaraan turnamen tersebut ada beberapa hikmah yang dapat kita ambil untuk selanjutnya sebagai pijakan untuk pembinaan yang berkelanjutan.
Yang pertama turnamen ini diselenggarakan untuk memupuk kebersamaan, kekompakan dengan jalinan silaturahmi seluruh keluarga besar PTA Gorontalo, mempertemukan seluruh insan peradilan tanpa sekat di perhelatan tenis lapangan dapat mempererat dan saling mengenal lebih dekat antara atasan dan bawahan dan antar sesama pejabat dan karyawan. Permainan hanyalah sarana yang terpenting adalah togetherness kebersamaan dan kekompakan.
Yang kedua turnamen ini untuk menyukuri nikmat sehat yang dianugerahkan kepada kita. Nikmat sehat sangatlah berharga dan amat mahal, oleh karena itu sangat penting kita menjaga kesehatan kita setiap saat. Sempatkan waktu kita untuk diisi dengan kegiatan olah raga meskipun dalam bentuk yang paling sederhana tentu yang sesuai dengan sesuai kita.
Yang ketiga, turnamen ini untuk prestasi baik internal, regional dan nasional. Oleh karena itu perlu adanya latihan dengan pembinaan yang teratur dan terukur dalam rangka mencari pemain muda dan melatih fisik maupun mental untuk mempersiapkan turnamen yang bersifat nasional seperti MA Cup beregu dan KMA Cup perorangan tahun 2025 - 2026.
Akhirnya saya ucapkan syukur alhamdulillah, atas kerja keras panitia turnamen dan terutama cuaca yang sangat mendukung tidak ada hujan tapi meskipun panasnya menyengat selama dua hari, padahal saat ini musim hujan, tidak apa-apa nanti ibu-ibu bisa ke dokter kecantikan lagi, juga ternamen ini wujud regenerasi kita yang berjalan positif, terbukti yunior mampu mengalahkan senior. Seperti bunyi pantun yang diusung ramai, kali ini layak kita dengungkan pula "ubur-ubur ikan lele, PA Gorotalo yang juara nih ye", selamat untuk sang juara.
Ada sedikit yang perlu direnungkan untuk dibawa pulang ke masing-masing satuan kerja. Kita tetap bertekad untuk menginisiasi kembali pembangunan lapangan indoor. Semoga menjadi pemikiran bersama di antara kita.
Terakhir selamat berjumpa di turnamen berikut dengan lapangan tenis kebanggaan kita yang sudah indoor.
Wallahu a'lam bishowab
Allahumma sholli 'ala sayyidina Muhammad wa 'ala alihi wa sohbihi ajma'in
