logo

Selamat Prof. DR. H Sunarto, S.H., M.H. Terpilih MA1

Ditulis oleh Sabri on .

Ditulis oleh Sabri on . Dilihat: 924

Selamat Prof. DR. H Sunarto, S.H., M.H. Terpilih MA1

oleh Dr. H. Chazim Maksalina, M.H.

Ketua Pengadilan Tinggi Agama Gorontalo

 

       "Alhamdulillah Allah SWT telah mengabulkan doa saya sebagaimana yang telah saya sampaikan dalam beberapa waktu yang lalu, dalam setiap kesempatan. Doa saya adalah, 'Ya Allah, kalau jabatan ini akan membawa kepada kemaslahatan, berikan kepada saya, tapi seandainya jabatan ini akan membuat kemudharatan bagi diri saya, keluarga saya, masyarakat, bangsa, dan negara saya, berikanlah kepada yang lain'. Dan Allah telah menjawab doa tersebut," ujar Prof., Dr. Sunarto dalam pidatonya di gedung MA, Jakarta Pusat, Rabu (16/10/2024), dua hari yang lalu setelah beliau terpilih sebagai Ketua MA RI baru.

     Yang Mulia Prof. Sunarto mengatakan ingin mewujudkan _visi_ Mahkamah Agung _mewujudkan badan peradilan Indonesia yang agung_ dengan mengimplementasikan empat misi Mahkamah Agung. Empat _misi_ itu adalah menjaga _kemandirian_ badan peradilan, memberikan _pelayanan keadilan_ bagi pencari keadilan, meningkatkan _kualitas kepemimpinan_ badan peradilan, dan meningkatkan _transparansi badan peradilan_.

      Selain mewujudkan visi dan misi, dalam pidatonya beliau ingin tingkatkan kepercayaan publik, beliau menjelaskan tiga hal yang dimaksud salah satunya meningkatkan kepercayaan publik. Sebab, kepercayaan publik sangat berpengaruh dengan terwujudnya badan peradilan yang agung.

      Pertama, kita selalu meningkatkan paling tidak menjaga kepercayaan publik. "_Publik trust_ itu penting karena, bagaimanapun juga, sebaik apapun putusan yang kita diberikan, tanpa dibarengi kepercayaan pencari keadilan, akan sia-sia putusan kita. Untuk itu, setiap pimpinan dalam semua tingkat peradilan baik MA sampai ke bawah, marilah kita menjaga _public trust_ itu, kepercayaan yang telah diberikan oleh masyarakat, dan dampaknya akan berpengaruh pada sosial ekonomi masyarakat, karena _adanya kepastian hukum_,  _adanya keadilan_ yang diberikan oleh para hakim agung maupun para hakim di seluruh Indonesia," jelasnya.

     Program Kerja 100 Hari ke Depan

      Lebih lanjut, Prof. Sunarto juga mengungkapkan program kerjanya setelah dilantik. Ada tiga program kerja yang dia akan wujudkan dalam 100 hari ke depan.

     Pertama akan memberikan tugas atau otoritas kepada hakim agung untuk menjadi pengawas daerah untuk ikut mendiseminasikan, menyosialisasikan, dan menginternasionalisasikan kebijakan-kebijakan maupun regulasi MA atau temuan teknis, dan memberikan bimbingan kepada hakim dan aparatur pengadilan di tingkat pertama maupun banding sekaligus menjembatani aspirasi serta untuk mengawasi, dan menindaklanjuti permasalahan yang ditemukan di daerah kepada pimpinan MA. Program ini belum pernah dilakukan oleh Ketua MA sebelumnya. 

Dengan demikian, untuk kedepannya para Hakim Agung akan turun gunung melakukan pengawasan ke daerah-daerah selain melaksanakan tugas pokok memeriksa dan mengadili perkara _kasasi_.

     Kedua, beliau ingin memberikan kewenangan otoritas kepada setiap hakim agung untuk memilih, membina dan mengawasi _aparatur_ yang ada _di ruangannya_, sehingga aparatur, staf apa pun, yang ada di ruangan MA menjadi tanggung jawab sepenuhnya dalam bidang pembinaan dan pengawasan Yang Mulia Hakim Agung yang bersangkutan. Ini juga tugas baru yang diamanahkan kepada Hakim Agung, berarti jika terjadi penyelewengan yang dilakukan oleh bawahan yang ada di ruang Hakim Agung tersebut, menjadi tanggung jawabnya secara penuh. 

     Ketiga, akan memberikan kewenangan berupa data _sharing_ kepada pimpinan pengadilan tingkat banding terhadap aparatur pengadilan yang ada di wilayahnya sesuai dengan kondisi.

      Dan yang keempat, beliau mengatakan akan _mengaktifkan_ berbagai _forum_ untuk menyerap aspirasi seluruh pemangku keadilan badan peradilan, baik pemangku kepentingan internal, eksekutif, dan legislatif selaku pemangku eksternal.

     Program 100 hari ke depan ini, sama sekali baru dan pengalaman penulis yang pernah bertugas di MA, tidak pernah ada, dengan demikian akan terjadi peningkatan kinerja dari seluruh aparat MA. Oleh karena selama ini yang turun ke bawah hanya level Ketua, Wakil Ketua dan Ketua Kamar MA RI, itupun hanya pembinaan setahun sekali dengan kolektif. Sedangkan ke depan Hakim Agung turun langsung mengadakan pengawasan. Hal ini tentu peradilan tingkat banding dan peradilan tingkat pertama harus menunggu peraturan petunjuk pelaksanaan dan petunjuk teknisnya. Yang pasti akan sangat berpengaruh dengan beban kerja dan anggaran bagi masing-masing satuan kerja.

     Semoga seluruh aparat peradilan di bawahnya secara umum dan PTA Gorontalo khususnya bersiap untuk menerima kehadiran para Hakim Agung, yang akan turun mengawasi, membina dan mengevaluasi kinerja di satuan kerja masing-masing.

      _Congratulation_  Prof., atas terpilihnya sebagai Ketua Mahkamah Agung RI periode 2024-2029, semoga Allah Swt memberikan kekuatan lahir batin dan perlindungan dalam memimpin MA mewujudkan peradilan yang Agung.

Mahkamah Agung Unggul, Badan Peradilan Agama Excellent, PTA Gorontalo Hebat.

 _Allahumma sholli wa sallim 'ala sayyidina Muhammad wa 'ala alihi wa ash-habihi ajma'in_.







Hubungi Kami

Pengadilan Tinggi Agama Gorontalo

Jl. Tinaloga No.5 Kelurahan Dulomo Selatan, Kota Utara, Gorontalo

Telp: 0435-8591389 
Fax: 0435-831625

Email : surat@pta-gorontalo.go.id

Hak Cipta Pengadilan Tinggi Agama Gorontalo © 2022