KPTA Gorontalo memberikan Pembinaan di Pengadilan Agama Marisa
KPTA Gorontalo memberikan Pembinaan di
Pengadilan Agama Marisa

Marisa - pada hari Kamis (11/11/2022) bertempat di Pengadilan Agama (PA) Marisa, Ketua Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Gorontalo memberikan pembinaan kepada seluruh pegawai PA Marisa. Pembinaan ini dirangkaikan dengan pengawasan teknis yustisial yang dilakukan oleh Tim Pengawas Teknis Yustisial di PA Marisa.
Dalam pembinaannya, Ketua PTA Gorontalo Dr. Drs. H. Muh Abduh Sulaeman, S.H., M.H. menyampaikan bahwa prosedur dan hasil harus berjalan beriringan. Apabila hasilnya sesuai namun prosedurnya salah maka keseluruhan itu tetap salah, oleh karena itu pengawasan ini harus dijadikan momen untuk mengevaluasi pimpinan satuan kerja (satker).

Selain itu, KPTA Gorontalo juga menyampaikan bahwa kedepannya sistem pengelolaan satker akan dilakukan berbasis dengan sistem informasi (IT). Maka dari itu pelayanan keluar (eksternal) dan pelayanan kedalam (internal) harus berjalan seimbang. Jika pelayanan internal sudah berbasis IT maka pelayanan eksternal pun juga harus mengikuti. Saat ini PTA Gorontalo sedang memfasilitasi penggunaan IT dalam pelayanan melalui pembentukan Tim Pengembang TI (TPTI), sehingga inovasi yang dibuat akan terintegrasi dan dapat digunakan oleh semua orang. Beberapa contoh inovasi itu adalah Aplikasi Awass versi 2 yang sudah bisa digunakan Hakim Tinggi Pengawas Daerah di PTA Gorontalo dan Hakim Tinggi Pengawas Bidang di satker masing-masing untuk melakukan pengawasan. Demikian juga aplikasi E-Cuti yang bisa digunakan oleh satker di bawah apabila pejabat yang berhak memberikan cuti ada KPTA Gorontalo.
Untuk mengetahui sejauh mana inovasi dan pekerjaan sudah berjalan, monitoring dan evaluasi (Monev) perlu dilakukan sehingga hambatan dapat ditangani dan solusi bisa diambil sebagai tindak lanjut. Selanjutnya diperlukan juga sosialisasi sehingga pengguna (user) bisa mengetahui mengenai inovasi dan manfaatnya.
Dia akhir pembinaan, KTPA Gorontalo menyampaikan bahwa komitmen harus ditingkatkan secara bersama-sama. Komitmen berarti merubah pola pikir dan berani keluar dari zona nyaman menuju zona integritas. Tidak lupa, beliau juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pegawai PA Marisa yg telah bekerja keras untuk memajukan PA Marisa dg menjaga kinerja dan perilaku dg mengikuti kode etik yg sdh ditetapkan.
