Dukung Transformasi UIN Sultan Amai Gorontalo, Ketua PTA Gorontalo Hadiri Workshop Perumusan Visi, Misi, dan Tujuan
Ditulis oleh rahmat danupoyo on .
Ditulis oleh rahmat danupoyo on . Dilihat: 26
Dukung Transformasi UIN Sultan Amai Gorontalo,
Ketua PTA Gorontalo Hadiri Workshop Perumusan Visi, Misi, dan Tujuan
Gorontalo – Ketua Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Gorontalo, Dr. Dra. Nur Djannah Syaf, S.H., M.H., menghadiri Workshop Penyusunan Visi, Misi, dan Tujuan Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Amai Gorontalo sebagai salah satu stakeholder, yang diselenggarakan di Kampus UIN Sultan Amai Gorontalo.
Rangkaian acara diawali dengan pembacaan ayat-ayat suci Al-Qur'an secara khidmat, kemudian secara resmi dibuka oleh Rektor IAIN Sultan Amai Gorontalo, Prof. Dr. H. Ahmad Faisal, M.Ag.
Kegiatan strategis ini digelar dalam rangka memperkuat arah pengembangan serta penegasan identitas institusi pasca-alih status dari Institut Agama Islam Negeri (IAIN) menjadi Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Amai Gorontalo.
Workshop tersebut menghadirkan berbagai elemen pemangku kepentingan serta akademisi ternama. Dalam dinamika diskusi, seluruh narasumber dan pimpinan yang hadir memberikan dukungan penuh atas bertransformasi nya IAIN Gorontalo menjadi UIN Sultan Amai Gorontalo.
Salah satu pandangan fundamental disampaikan oleh Mantan Rektor Universitas Negeri Gorontalo (UNG), Prof. Dr. Ir. H. Nelson Pomalingo, M.P. Beliau menekankan pentingnya menjaga pembeda (diferensiasi) institusi di tengah perubahan status menjadi universitas.
"UIN Sultan Amai Gorontalo tetap harus berbeda dari universitas negeri lainnya, di mana dalam perkembangannya harus tetap berlandaskan dan teguh pada nilai-nilai keagamaan," tegas Prof. Nelson Pomalingo.
Memasuki sesi diskusi, suasana workshop semakin dinamis dengan antusiasme para peserta yang secara bergantian menyampaikan pertanyaan, pandangan, serta berbagai masukan konstruktif kepada para narasumber. Beragam isu strategis mengemuka, mulai dari penguatan visi keilmuan yang terintegrasi dengan nilai-nilai Islam, peningkatan mutu pendidikan, pengembangan riset dan inovasi, hingga perluasan jejaring kerja sama dengan berbagai pemangku kepentingan. Seluruh masukan yang disampaikan mendapat tanggapan langsung dari narasumber dan pimpinan universitas, sehingga tercipta dialog yang produktif dan partisipatif. Forum ini diharapkan mampu menghasilkan rumusan visi, misi, dan tujuan UIN Sultan Amai Gorontalo yang tidak hanya adaptif terhadap perkembangan zaman, tetapi juga merepresentasikan aspirasi seluruh pemangku kepentingan.

Atas terselenggaranya kegiatan ini, Pengadilan Tinggi Agama Gorontalo menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada UIN Sultan Amai Gorontalo. PTA Gorontalo menilai langkah progresif dalam merumuskan visi, misi, dan tujuan ini sangat krusial untuk membangun sinergi antar-lembaga serta mencetak SDM hukum dan keislaman yang unggul, berintegritas, dan berdaya saing tinggi di Provinsi Gorontalo.
