PTA Gorontalo Wujudkan Komitmen Pengadilan Inklusif melalui Pelayanan Publik di Car Free Day
PTA Gorontalo Wujudkan Komitmen Pengadilan Inklusif melalui
Pelayanan Publik di Car Free Day

Gorontalo - Dalam upaya meningkatkan akses terhadap keadilan (access to justice) dan mendekatkan layanan peradilan kepada masyarakat, Pengadilan Tinggi Agama Gorontalo menggelar kegiatan pelayanan publik di kawasan Car Free Day (CFD) Bundaran Tugu Saronde, Minggu (28/6/2026).
Sejak ditetapkan sebagai salah satu satuan kerja (satker) yang diusulkan untuk meraih predikat Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) dalam pembangunan Zona Integritas tahun 2026, PTA Gorontalo terus bergerak maju. Berbagai inovasi dan langkah konkret diluncurkan guna menghadirkan layanan yang menyentuh langsung ke masyarakat, salah satunya melalui aksi Public Campaign yang memanfaatkan momen Car Free Day.
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 06.00 hingga 09.00 WITA ini dipimpin langsung oleh Ketua dan Wakil Ketua PTA Gorontalo. Mengusung semangat “Melayani dengan Hati, Mengabdi untuk Negeri”, agenda tersebut menjadi bukti komitmen nyata PTA Gorontalo dalam menghadirkan pelayanan publik yang lebih dekat, terbuka, dan berdampak langsung bagi masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, selaku orang nomor satu di Pengadilan Tinggi Agama Gorontalo, Dr. Dra. Nur Djanah Syaf, S.H., M.H., turut menyampaikan orasi yang membakar semangat. Beliau menegaskan bahwa agenda ini bukan sekadar seremonial, melainkan langkah konkret untuk mendobrak sekat birokrasi antara lembaga peradilan dan masyarakat. Melalui kegiatan ini, beliau berharap masyarakat Gorontalo dapat merasakan kemudahan akses informasi hukum dan layanan peradilan yang transparan, cepat, serta bebas biaya, demi terwujudnya keadilan yang menyentuh seluruh lapisan masyarakat.
Selama pelaksanaan CFD, PTA Gorontalo membuka posko layanan yang menyediakan berbagai fasilitas bagi warga yang melintas di kawasan tersebut. Beberapa layanan utama yang diberikan meliputi: Konsultasi Hukum Gratis; Edukasi Layanan Peradilan Agama; dan Keterbukaan Informasi Publik dengan menyediakan brosur dan informasi penunjang guna meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap tugas dan fungsi lembaga peradilan. Guna mencairkan sekat antara lembaga peradilan dan masyarakat, PTA Gorontalo juga melaksanakan aksi sosial berupa pembagian sarapan dan suvenir. Pendekatan yang humanis dan edukatif ini mendapat sambutan serta apresiasi positif dari warga yang hadir.

Partisipasi dalam kegiatan Car Free Day ini merupakan bagian dari implementasi visi pelayanan yang tengah dikembangkan oleh Pengadilan Tinggi Agama Gorontalo, yaitu menjadi "Pengadilan Inklusif, Ramah Perempuan dan Anak". Melalui visi pelayanan tersebut, PTA Gorontalo berkomitmen untuk menyelenggarakan pelayanan yang memberikan akses setara bagi seluruh lapisan masyarakat termasuk kelompok rentan dan penyandang disabilitas menghormati hak-hak perempuan dan anak, serta menghadirkan lingkungan pelayanan yang aman, nyaman, dan bebas dari diskriminasi.
Kehadiran posko pelayanan di area CFD ini diharapkan dapat menjadi langkah taktis dalam membangun kepercayaan publik (public trust) serta mewujudkan pelayanan hukum yang profesional, humanis, dan berkeadilan.
Kegiatan dinas ini diakhiri dengan sesi foto bersama seluruh aparatur PTA Gorontalo sebagai simbol soliditas dan kesiapan untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik demi terwujudnya badan peradilan yang modern dan terpercaya.
