logo

Rahmatan Lil Alamin

Ditulis oleh alifudin on .

Ditulis oleh alifudin on . Dilihat: 7265

Rahmatan Lil Alamin

oleh Dr. H. Chazim Maksalina, M.H.

Ketua Pengadilan Tinggi Agama Gorontalo

     Dalam bulan Rabiul Awal (Maulud), suasana bulan kelahiran Nabi masih menyelimuti jiwa dan raga kita, betapa kita harus mensyukuri  Muhammad SAW telah diutus bagi seluruh alam. Qul bifaḍlillāhi wa biraḥmatihī fa biżālika falyafraḥụ, huwa khairum mimmā yajma'ụn  "Katakanlah: Dengan kurnia Allah dan rahmatanNya hendaklah dengan itu mereka bergembira. Kurnia Allah dan rahmatNya itu adalah lebih baik dari apa yang mereka kumpulkan", ( Alquran Surat Yunus ayat 58 ).

    Merayakan maulud, merupakan sebuah ungkapan kecintaan dan kegembiraan terhadap  Nabi Muhammad SAW.

     Setiap kita membuka lembaran sejarah tentang maulud, pasti akan bertemu dan membicarakan tentang konsep rahmatan lil alamin.  Apa itu rahmat bagi seluruh alam?

     Makna rahmatan lil alamin dalam QS. Al-Anbiya':107, " wamaa arsalnaaka illa rahmatan lil alamin,” Tidak Aku utusan kamu (Muhammad) kecuali untuk rahmat seluruh alam, “alamin di sini ay (berarti, ed) basyar , manusia. Bukan isinya alam semua, bukan. Tetapi manusia. Persaudaraan di antara sesama manusia. wamaa arsalnaaka illa rahmatan lil ‘alamin”.

“Di sinilah terletak arti daripada lakum dinukum waliyadin, bagi kalian agama kalian, bagiku agamaku (Al-Quran, ed.). Tiap orang berhak mengikuti cara masing-masing,”

     Dengan demikian, Nabi Muhammad SAW diutus untuk mengayomi seluruh umat manusia semuanya, tak peduli etnis, suku dan apa agamanya.

    Islam harus menyejukkan dan menjadi pengayom bagi semuanya, seperti halnya Nabi Muhammad melibatkan semua suku atau klan untuk mengangkat hajar aswad, meski semua telah percaya kepadanya. 

    Atau ketika beliau menjadi pengayom bagi semua agama dan klan ketika menjadi pemimpin Negara Madinah. (Gusdur, 23 Mei 2005).

    Adapun batasannya, adalah agama masing-masing. Meski berbeda, tetap bisa bersama membangun bangsa. Paham pluralisme yang digagas beliau (Gusdur), adalah hubungan sosial-kemasyarakatan, kenegaraan, bahkan kemanusiaan, bukan soal akidah.

   Ada 10 nilai pokok dalam konteks profil rahmatan lil alamin, yaitu: keteladanan ( qudwah ), kewarganegaraan dan kebangsaan ( muwathanah ), keberadaban ( ta'addub ), seimbang ( tawazun ), kesetaraan ( musawah ),  jalan tengah ( tawashut ), musyawarah ( syura '), tegak lurus ( i'tidal ), inovatif ( tathawwur ), dan dinamis ( ibtikar ).

    Aktualisasi dari agama yang dipeluknya yaitu Islam, bahwa Islam sebagai agama rahmatan lil 'alamin mengajarkan agar memberikan keselamatan dan kedamaian kepada siapa saja tidak hanya umat muslim tapi juga seluruh manusia dan makhluk di bumi ini.

    Dengan Islam yang damai dan rahmatan lil’alamin, menjadi pelindung dan pengikat berbagai agama dan keyakinan. Dan di sinilah terlihat betapa luhurnya ajaran Islam di permukaan bumi.

    Mari kita sambut kelahiran Nabi Muhammad saw. sebagai karunia Ilahi dan rahmat Allah untuk alam semesta dengan penuh sukacita. Mari kita tampakkan kegembiraan kita dengan berbagai tradisi dan perayaan yang meriah dengan penuh kecintaan kepada Rasulullah saw. Semoga rasa cinta dan kegirangan ini menjadi bekal kebaikan untuk meraih safaat Rasulullah kelak di hari akhir nanti. 

Hubungi Kami

Pengadilan Tinggi Agama Gorontalo

Jl. Tinaloga No.5 Kelurahan Dulomo Selatan, Kota Utara, Gorontalo

Telp: 0435-8591389 
Fax: 0435-831625

Email : surat@pta-gorontalo.go.id

Hak Cipta Pengadilan Tinggi Agama Gorontalo © 2022