Di Balik Tuba Keadilan, Ada Penawar Bernama Senyuman: Refleksi Pembinaan Pengadilan Tinggi Agama Gorontalo"
Di Balik Tuba Keadilan, Ada Penawar Bernama Senyuman: Refleksi Pembinaan Pengadilan Tinggi Agama Gorontalo"

GORONTALO – Senin pagi (19/01/2026), halaman kantor Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Gorontalo tampak berbeda. Usai pelaksanaan apel pagi yang khidmat, seluruh aparatur berkumpul di Aula Utama untuk menyelami sebuah filosofi sederhana namun berdampak besar dalam pelayanan publik: “The Power of Smile”.

Pembinaan yang dibawakan oleh Hakim Tinggi, YM. H. Muhammad Daud, M.H., ini menjadi ruang refleksi mendalam tentang bagaimana wajah peradilan seharusnya ditampilkan kepada masyarakat pencari keadilan.
Mantan Hakim Tinggi PTA Bandung ini membawakan materi dengan gaya yang reflektif namun sesekali diselingi canda tawa, menciptakan suasana hangat di aula. Salah satu poin yang paling memikat perhatian adalah ketika beliau menyebut senyum sebagai “Standard Operating Procedure (SOP) Hati”.
"Senyum bukan sekadar gerak bibir atau ekspresi wajah yang mekanis. Ia adalah wujud ibadah yang sarat nilai religius, sebagaimana sabda Rasulullah SAW bahwa senyum di hadapan saudaramu adalah sedekah," ujar M. Daud di hadapan peserta.
Beliau menekankan bahwa masyarakat yang datang ke pengadilan umumnya membawa beban persoalan yang berat. Dalam konteks ini, senyuman aparatur bukan hanya keramahtamahan, melainkan penawar awal yang menghadirkan ketenangan dan rasa aman bagi mereka yang sedang mencari keadilan.

Kegiatan yang dipandu secara komunikatif oleh Cindra S. Pakaya ini memicu diskusi interaktif. Para peserta diajak menyadari bahwa profesionalisme tidak harus kaku. Jika integritas adalah fondasi yang dibangun dari kejujuran, maka kenyamanan bagi pencari keadilan adalah jembatan yang dibangun melalui senyuman tulus.
Filosofi "The Power of Smile" ini diharapkan menjadi energi baru bagi seluruh aparatur PTA Gorontalo dalam menjalankan tugas sehari-hari. Dengan menjadikan senyum sebagai bagian dari budaya kerja, PTA Gorontalo berupaya mewujudkan pelayanan publik yang tidak hanya cepat dan akurat, tetapi juga humanis dan menyentuh hati.
NH
