Pengadilan Agama Suwawa mengikuti Upacara memperingati Hari Patriotik ke-84 tahun 1942
Pengadilan Agama Suwawa mengikuti Upacara memperingati Hari Patriotik ke-84 tahun 1942

Suwawa.Jumat, 23 Januari 2026. Hakim Pengadilan Agama Suwawa, Rois Fadzi Ahmad Ravi, SH. mengikuti upacara hari Patriotik 23 Januari tahun 1942 yang ke-84, Dilapangan Alun-Alun Bone Bolango.
Peringatan Hari Patriotik 23 Januari 1942 merupakan salah satu momen bersejarah yang sangat penting, tidak hanya bagi masyarakat Gorontalo tetapi juga bagi seluruh bangsa Indonesia. Setiap tahunnya, tanggal ini dirayakan untuk mengenang keberanian rakyat Gorontalo dalam memproklamasikan kemerdekaan mereka dari penjajah Belanda, jauh sebelum proklamasi kemerdekaan nasional dikumandangkan. Semangat heroisme yang terkandung dalam peringatan ini tetap relevan hingga sekarang sebagai pengingat bahwa kemerdekaan adalah hak segala bangsa yang harus diperjuangkan dengan jiwa dan raga.
Dalam upacara memperingati hari Patriotik yang ke-84 tahun 1942 yang betindak sebagai Inspektur upacara yaitu Bupati Bone Bolango Drs. Ismet Mile, MM, didampingi oleh Wakil Bupati Risman Tolingguhu, Sekretaris Daerah Dr. Iwan Mustapa, SE., M.Si., MA, dan jajaran Forkopimda se Bone Bolango.
Dalam sambutan Bupati Bone Bolango beberapa hal penting yang disampaikan oleh beliau dalam upacara hari Patriotik kali ini “Hari ini adalah hari penuh kebahagiaan. Bukan kebahagiaan yang hingar, melainkan kebahagiaan yang lahir dari rasa hormat dan syukur. Syukur atas keberanian seorang pahlawan, dan hormat pada sejarah yang membentuk jati diri Gorontalo,”
Peringatan ini pun kata Ismet menjadi pengingat bersama bahwa patriotisme tidak selalu hadir dalam bentuk perlawanan bersenjata. Melainkan hidup dalam kerja yang jujur, pelayanan yang tulus, semangat belajar, serta tekad membangun daerah dengan hati dan integritas.
Dan usai pelaksanaan upacara, kegiatan dilanjutkan dengan ziarah dan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan Nani Wartabone, yang turut dihadiri oleh perwakilan instansi pemerintahan dan lembaga vertikal di wilayah Kabupaten Bone Bolango. Prosesi tabur bunga ini menjadi simbol penghormatan dan rasa terima kasih kepada para pahlawan atas jasa dan pengorbanan mereka bagi bangsa dan negara.
