JA Teline V - шаблон joomla Форекс

Puslitbang Hukum dan Peradilan Melakukan Penelitian Implementasi SCC Ekonomi Syariah

Berita
Typography

Isu terhadap akses dan layanan berperkara di pengadilan selalu terkait dengan harapan masyarakat untuk dapat menyelesaikan permasalahan hukum berdasarkan asas sederhana, cepat, dan biaya ringan. Jaminan atas proses peradilan yang demikian menjadi tanggungjawab Mahkamah Agung sebagai lembaga penyelenggara kekuasaan kehakiman di Indonesia.

Di lingkungan peradilan agama, salahsatu upaya mewujudkan asas sederhana, cepat dan biaya ringan dalam penyelesaian perkara adalah dengan dibukanya peluang penyelesaian perkara melalui gugatan sederhana atau dikenal dengan Small Claim Court (SCC).

Perkara yang dapat diselesaikan dalam gugatan sederhana masih terbatas pada perkara ekonomi syariah sebagaimana ketentuan Perma Nomor 14 Tahun 2016 tentang Tata Cara Penyelesaian Perkara Ekonomi Syariah (Perma 14 Tahun 2016). Ketentuan mengenai gugatan sederahana dalam Perma ini merujuk kepada Perma Nomor 2 Tahun 2015 tentang Tata Cara Penyelesaian Gugatan Sederhana (Perma 2 Tahun 2015).

Setelah lebih dari setahun diundangkan dan disosialisasikan, hukum acara small claim court telah diimplementasikan di pengadilan agama tingkat pertama yang menerima dan memeriksa perkara ekonomi syariah, diperlukan gambaran obyektif kesesuaian antara kehendak small claim court dalam Perma 14 Tahun 2016 jo. Perma 2 Tahun 2015 dengan implementasinya di pengadilan agama.

Selain itu, diperlukan juga identifikasi faktor-faktor pendukung yang menjadi pendukung dan penghambat small claim court dalam penerapan prosedur dan tata cara, ketersediaan sarana dan prasarana, serta kesiapan Sumber Daya Manusia (SDM) aparatur peradilan agama.

Prospektif small claim court seiring pertumbuhan praktik ekonomi syariah yang positif dan efektifitasnya berdasarkan tujuan yang hendak dicapai yaitu mendukung asas peradilan sederhana, cepat dan biaya ringan, juga menjadi pertimbangan dalam penelitian yang disusun dengan judul “Implementasi Small Claim Court dalam Penyelesaian Perkara Ekonomi Syariah di Pengadilan Agama”.

Penelitian ini dilakukan oleh Tim yang terdiri dari Dr. H. Mul Iriawan, S.Ag., M.Ag., (Koordinator Peneliti), Edi Hudiata, Lc., M.H. (Peneliti I) dan Sri Gilang Muhammad S.R.P., S.H. (Peneliti II). Selama tiga pekan berturut-turut, penelitian ini akan dilaksanakan di pengadilan agama di wilayah Pengadilan Tinggi Agama Gorontalo (2-6 April 2018), Makassar (9-13 April 2018) dan Surabaya (16-20 April 2018).

Tahapan penelitian dimulai sejak penulisan proposal penelitian, seminar proposal, pengumpulan data, pengolahan data, dan seminar hasil.

Salahsatu metode pengumpulan data yang dilakukan adalah Focus Group Discussion (FGD) dengan menghadirkan Ketua PA, Wakil Ketua PA, Hakim, Panitera, Panitera Muda, Panitera Pengganti, Jurusita, Jurusita Pengganti, Petugas Meja I, Petugas Meja II, Petugas Meja III, Kasir, Penggugat, Tergugat, Akademisi, Pakar, dan Ahli.

Penelitian yang spesifik berkaitan erat dengan kewenangan pengadilan agama ini memiliki tujuan mengetahui dan menganalisis implementasi prosedur dan tata cara small claim court, mengidentifikasi dan menganalisis faktor pendukung dan penghambat, mengetahui dan menganalisis prospeknya dalam menghadapi pertumbuhan ekonomi syariah, dan mengetahui efektifitasnya dalam mendukung asas peradilan sederhana, cepat dan biaya ringan pada pengadilan agama. [edihudiata]

sumber : https://badilag.mahkamahagung.go.id/seputar-ditjen-badilag/seputar-ditjen-badilag/puslitbang-hukum-dan-peradilan-melakukan-penelitian-implementasi-scc-ekonomi-syariah

Anti Korupsi