JA Teline V - шаблон joomla Форекс

BUKA ISBAT NIKAH DI BONE BOLANGO, WKPTA “WARNING” PENYALAHGUNAAN LEGALITAS

Berita
Typography

Sebanyak 62 pasutri di Kecamatan Bulawa dan Kecamatan Bonepantai Kabupaten Bone Bolango mengikuti kegiatan pelayanan terpadu isbat nikah yang dilaksanakan oleh Pengadilan Agama Gorontalo, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil dan Kementerian Agama Kabupaten Bone Bolango.

Pada pelaksanaan pelayanan terpadu hari selasa 27 Februari 2018 ini dihadiri Wakil Ketua PTA Gorontalo Dr. H. Busri Harun, SH. M.Ag., Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil yang mewakili Gubernur Gorontalo, Kepala Biro Hukum Provinsi Gorontalo, Danramil serta unsur terkait seperti Kementerian Agama Bone Bolango, Camat dan Perangkat Desa setempat.

Dalam sambutan Wakil Ketua PTA Gorontalo Dr. H. Busri Harun, SH. M.Ag. Mengatakan bahwa setiap warna negara berhak atas pengakuan, jaminan perlindungan dan kepastian hukum yang adil serta perlakuan yang sama di mata hukum sebagaimana termaktub dalam UUD 1945.

Salah satu rangkaian kegiatan pelayanan terpadu ini ungkap Busri Harun adalah sidang keliling pengadilan agama. “Perma nomor 1 tahun 2015 mengizinkan pengadilan baik pengadilan agama maupun pengadilan negeri dapat melaksanakan sidang diluar gedung pengadilan dalam bentuk sidang keliling secara insidentil maupun secara terpadu”, tutur WKPTA Gorontalo.

Mengapa dikatakan terpadu lanjut Busri Harun, karena dilaksanakan oleh beberapa instansi yakni  pengadilan agama, kementeria agama dan dinas kependudukan dan catatan sipil dan dilaksanakan secara bersama-sama. “Namun yang harus diketahui oleh masyakarat bahwa pelayanan terpadu ini berbeda dengan nikah massal. Dimana isbat nikah hanyalah mengesahkan pernikahan yang telah terjadi pada waktu lampau yang belum sempat diterbitkan dokumen kependudukannya. Sedangkan nikah massal adalah proses menikahkan beberapa pasangan yang kekuatan hukumnya baru berlaku sejak hari itu juga”, terang Busri Harun.

isbat2Sejumlah pasangan suami isteri yang akan mengikuti
sidang isbat pada pelayanan terpadu

“Salah satu kegunaan dan fungsi identitas hukum adalah mempermudah mengurus keperluan anak-anak untuk sekolah. Untuk mengurus kartu keluarga dan akte kelahiran anak, masyarakat wajib memiliki buku nikah. Hingga untuk pengurusan passpor bagi yang akan melaksanakan ibadah haji dokumen-dokumen ini tetap dibutuhkan. Olehnya itu saya minta kepada pasangan-pasangan yang telah terdaftar agar memanfaatkan ini dengan sebaik-baiknya”, pesan pria yang asal ranah minang ini.

Namun ditegaskan oleh WKPTA Gorontalo, karena sangat pentingnya dokumen ini ia meminta kepada majelis tunggal sidang isbat untuk teliti dan berhati-hati dalam memeriksa pemohon dan saksi. “Jangan sampai kita melegalkan yang ilegal. Ini jangan sampai terjadi. Bilamana ditemukan dalam pemeriksaan dipersidangan hakim harus menolak permohonannya”, tegas Busri Harun yang disambut tepuk tangan oleh masyakat yang hadir.

Pantauan redaktur pta-gorontalo.go.id antuasiasme masyarakat untuk mendapatkan legalitas hukum cukup tinggi. Meski berpanas-panasan di Aula Kantor Desa Bilungala tak menyurutkan semangat untuk menunggu panggilan sidang dari Majelis Hakim Pengadilan Agama Gorontalo. (Humas PTA Gorontalo)

Anti Korupsi