JA Teline V - шаблон joomla Форекс

TINGKATKAN SDM PERPUSTAKAAN, PTA GORONTALO GANDENG BADILAG

Berita
Typography

Secara keseluruhan satker peradilan agama yang ada di Gorontalo telah memiliki perpustakaan masing-masing. Ada yang telah memiliki ruangan khusus, ada pula yang masih digabung dengan bagian umum karena belum tersedianya ruangan dan sarana prasarana pendukungnya. Ini mengakibatkan perpustakaan seakan terlupakan, pengelolaannya pun tidak tertata dengan baik sehingga perpustakaan menjadi minim pengunjung.

Menyiasati kelesuan pengelolaan perpustakaan ini, PTA Gorontalo menggandeng Direktorat Jenderal Badan Peradilan Agama Mahkamah Agung RI untuk memberikan bimbingan dan pelatihan tentang teknis pengelolaan perpustakaan yang baik dan sesuai dengan ketentuan layaknya sebuah perpustakaan.

KPTA Gorontalo Drs. H. Moh. Munawar yang hadir memberikan sambutan sekaligus membuka pelaksanaan bimbingan teknis pengelolaan perpustakaan mengatakan bahwa ketika ia bertugas di salah satu PA, ia menemukan ada salah seorang pejabat yang meminjam buku dalam jumlah yang banyak. “Ada seorang pejabat di PA meminjam buku dan dibawa ke rumahnya cukup banyak. Begitu pejabat tersebut pindah, petugas perpustakaan terpaksa harus menjemput bukunya di rumah pejabat tersebut ”, ujar KPTA Gorontalo.

“Ada juga pengalaman saya disini, ketika saya berkunjung ke salah satu PA dan saya ingin masuk ke ruang perpustakaan ternyata pintunya terkunci dan kuncinya tidak diketahui siapa yang megang, Akhirnya saya tidak jadi masuk”, tambah Munawar dihadapan para peserta yang berasal dari PTA dan PA.

perpus2

“Tapi ada yang menarik selama saya bertugas di PA, ada satu perpustakaan yang sederhana tetapi luar biasa. Ternyata salah satu petugasnya lulusan Pondok Modern Gontor Ponorogo yang biasanya mereka di ajari cara menjilid buku dengan baik. Disana saya menemukan jilidan kumpulan putusan dari tahun 1902 dan sudah dijilid seperti kitab. Ternyata buku-buku yang kuno seperti itu sangat menarik terutama ketika di pajang dalam suatu pameran”, tandasnya.

Lebih lanjut Drs. Moh. Munawar mengharapkan dengan diadakannya bimtek ini pengelolaan perpustakaan PA menjadi lebih baik. Dimana setiap orang merasa senang dan tertarik untuk melihat dan masuk kedalam perpustakaan.

Usai dibuka oleh KPTA Gorontalo, peserta bimtek dipandu trainer dari Ditjen Badilag langsung di arahkan untuk melakukan penginstalan aplikasi berbasis web yang dinamakan Senayan Librarry Manajemen Sistem (SLiMS). Pada aplikasi ini, petugas diajarkan melakukan penginputan data buku, pencetakan katalog, penerbitan scan barcode dan pelayanan peminjaman buku perpustakaan.

Selain dihadiri oleh peserta, bimtek perpustakaan yang diagendakan berlangsung selama 2 hari ini turut dihadiri oleh Wakil Ketua PTA Gorontalo, Para Hakim Tinggi, serta para pejabat struktural di PTA Gorontalo. (Humas PTA Gorontalo)

Anti Korupsi