JA Teline V - шаблон joomla Форекс

PTA GORONTALO MENJARING SEKRETARIS PA KELAS IA

Berita
Typography

Minat para pejabat di Lingkungan Pengadilan Tinggi Agama Gorontalo dan Pengadilan Agama se Provinsi Gorontalo mendaftarkan diri untuk mengikuti Fit And Proper Test jabatan Sekretaris Pengadilan Agama Gorontalo Kelas IA cukup besar. Ini terlihat setelah Pengadilan Tinggi Agama Gorontalo mengumumkan secara terbuka pendaftaran tersebut berdasarkan surat Ketua Pengadilan Tinggi Agama Gorontalo Nomor : W26-A/740/KP.04.6/VIII/2017 tanggal 16 Agustus 2017.

Dilakukannya pendaftaran Fit And Proper Test ini dikarenakan adanya kekosongan jabatan Sekretaris Pengadilan Agama Gorontalo Kelas IA akibat pejabatnya Ibu Salma Husin, S.HI yang meninggal dunia beberapa waktu yang lalu. Sampai dengan batas waktu pendaftaran ditutup yakni pada tanggal 23 Agustus 2017, sebanyak 7 orang yang mendaftarkan diri yakni 5 orang pejabat pada bagian kesekretariatan dan 2 orang pejabat di bidang kepaniteraan.

Persyaratan yang harus dipenuhi oleh para pendaftar untuk mengikuti Test tersebut antara lain berpangkat minimal III/d dalam jabatan pada eselon IV. Sementara pejabat dibidang Kepaniteraan membuat Surat Pernyataan Bersedia Mengundurkan Diri dari jabatannya. Selain itu Pejabat yang telah mendaftarkan diri akan dilakukan test wawancara dan mempresentasikan makalah yang disusun oleh yang bersangkutan. Test wawancara meliputi :
1.    Reformasi Birokrasi ;
2.    Wawasan Peradilan Agama ;
3.    Teknologi Informasi (TI) ;
4.    Tugas Pokok dan Fungsi Sekretaris ;

Sedangkan Penguji/Pewawancara adalah Tim yang ditunjuk beradasarkan Surat Keputusan Ketua Pengadilan Tinggi Agama Gorontalo Nomor : W26-A/724.a/KP.04.6/VIII/2017 tanggal 14   Agustus 2017 yang diketuai oleh Bapak Drs. H. Busri Harun, SH.,MH (Wakil Ketua PTA Gorontalo).

seleksisek2Presentasi makalah dari peserta seleksi

Dalam arahannya Ketua Pengadilan Tinggi Agama Gorontalo Drs. H. Moh. Munawar menyampaikan bahwa tujuan dari pada test ini adalah dalam rangka peningkatan SDM yang berkualitas, mempunyai wawasan, menguasai tupoksi dan mampu di bidang Teknologi Informasi.

Disisi lain adalah untuk melakukan transparansi dalam mengangkat pejabat Sekretaris khususnya PA yang berstatus Kelas IA, lanjut mantan Wakil Ketua PTA Banjarmasin itu. “Kita harus berubah. Berubah dalam rangka pembaharuan secara positif“  pungkasnya.

Sementara itu Ketua Tim seleksi Drs. H. Busri Harun, SH.,MH yang kesehariannya sebagai Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Agama Gorontalo sebelum melakukan test wawancara melakukan rapat dengan para anggota timnya. Dalam penyampaiannya beliau berpesan agar para tim melakukan tugas dengan penuh rasa tanggung jawab, tanpa membeda-bedakan peserta, serta obyektifitas tetap terjamin.

Hasil seleksi nanti akan di bahas oleh tim dalam rapat pleno yang hasilnya akan direkomendasikan kepada KPTA Gorontalo yang selanjutnya diusulkan kepada Sekretaris Mahkamah Agung RI untuk dapat dipertimbangkan (diangkat) sebagai Sekretaris PA Gorontalo Kelas IA. (Humas PTA Gorontalo)
 

Anti Korupsi