PTA Gorontalo Perkuat Budaya Service Excellence untuk Mewujudkan Pelayanan Publik Berkualitas
PTA Gorontalo Perkuat Budaya Service Excellence untuk Mewujudkan Pelayanan Publik Berkualitas

Gorontalo, 1 Juli 2026 – Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Gorontalo menyelenggarakan kegiatan pemaparan bertema “Membangun Service Excellence” yang dirangkaikan dengan pemaparan materi mengenai Pelayanan, pada Rabu, 1 Juli 2026, bertempat di Aula PTA Gorontalo. Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen PTA Gorontalo dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik serta memperkuat budaya pelayanan prima di lingkungan peradilan.
Kegiatan tersebut menghadirkan dua narasumber, yaitu Ibu Lenny Syamsuddin, S.H., S.Psi., M.Psi., Psikolog, dosen dan psikolog dari Universitas Muhammadiyah Gorontalo, serta tim dari Bank Rakyat Indonesia (BRI) yang dipimpin oleh Agus Pramono Lahati. Acara dibuka secara resmi oleh Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Gorontalo, Drs. H. Muhammad Yamin, S.H., M.H.
Dalam arahannya, Muhammad Yamin menegaskan bahwa kualitas pelayanan merupakan salah satu indikator utama dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap lembaga peradilan. Oleh karena itu, seluruh aparatur peradilan dituntut untuk senantiasa memberikan pelayanan yang profesional, cepat, tepat, responsif, berintegritas, serta berorientasi pada kebutuhan masyarakat pencari keadilan.
Lebih lanjut, beliau menyampaikan bahwa penerapan budaya service excellence tidak hanya berfokus pada peningkatan kompetensi aparatur dalam memberikan pelayanan, tetapi juga pada pembentukan sikap, etika, dan pola pikir yang berorientasi pada kepuasan pengguna layanan. Dengan demikian, kualitas pelayanan publik di lingkungan peradilan diharapkan terus meningkat sejalan dengan komitmen Mahkamah Agung dalam mewujudkan peradilan yang agung dan berorientasi pada pelayanan prima

Dalam pemaparannya Lenny Syamsuddin menjelaskan bahwa pelayanan prima tidak hanya berorientasi pada kecepatan dan ketepatan layanan, tetapi juga mencakup kemampuan membangun komunikasi yang efektif, pengelolaan emosi, serta penumbuhan empati dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Lebih lanjut disampaikan bahwa service excellence harus menjadi budaya kerja yang tertanam dalam setiap individu aparatur, sehingga pelayanan yang diberikan tidak hanya memenuhi standar operasional, tetapi juga mampu menciptakan pengalaman pelayanan yang positif, nyaman, dan berkesan bagi pengguna layanan.

Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan materi mengenai Pelayanan yang disampaikan oleh Agus Pramono Lahati, selaku Asisten Manajer Operasional BRI Cabang Gorontalo. Dalam paparannya, beliau menekankan pentingnya konsistensi dalam menjaga kualitas pelayanan, membangun kepercayaan publik, serta meningkatkan profesionalisme dalam menghadapi berbagai karakter dan kebutuhan pengguna layanan.
Beliau juga menegaskan bahwa pelayanan yang berkualitas lahir dari sinergi antara kompetensi, integritas, komunikasi yang efektif, dan komitmen kuat untuk senantiasa memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Kegiatan ini dihadiri oleh para Hakim Tinggi, Panitera, Sekretaris, pejabat struktural dan fungsional, serta diikuti oleh seluruh Satuan Pengamanan (Satpam) PTA Gorontalo. Seluruh peserta mengikuti kegiatan dengan penuh antusias dan kesungguhan, yang tercermin dari keterlibatan aktif dalam sesi diskusi dan tanya jawab.
Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh aparatur PTA Gorontalo semakin memahami urgensi penerapan prinsip pelayanan prima dalam pelaksanaan tugas dan fungsi masing-masing. Kegiatan ini sekaligus menjadi wujud nyata komitmen PTA Gorontalo dalam mewujudkan lembaga peradilan yang modern, profesional, berintegritas, serta berorientasi pada pelayanan publik yang berkualitas.