Tim Evaluator Kementerian PANRB dan Bawas MA Lakukan Desk Evaluasi dan Verifikasi Lapangan ZI Menuju WBBM di PTA Gorontalo (Kamis, 27 Agustus 2026)
Tim Evaluator Kementerian PANRB dan Bawas MA Lakukan Desk Evaluasi dan Verifikasi Lapangan ZI Menuju WBBM di PTA Gorontalo

Gorontalo – Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Gorontalo menerima kunjungan Tim Evaluator Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) bersama Tim Badan Pengawasan Mahkamah Agung RI sebagai pendamping dalam rangka Desk Evaluasi dan Verifikasi Lapangan Pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM), Kamis (27/8/2026).
Kedatangan Tim Evaluator pada pukul 09.00 WITA disambut langsung oleh Ketua PTA Gorontalo beserta Wakil Ketua di area Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP). Kehadiran tim diawali dengan peninjauan dan diskusi bersama petugas PTSP untuk melihat secara langsung pelaksanaan pelayanan, sekaligus menggali pemahaman petugas terhadap jenis layanan, tugas, dan fungsi yang diberikan kepada masyarakat.
Pelaksanaan Desk Evaluasi dan Verifikasi Lapangan ini menjadi bagian penting bagi PTA Gorontalo untuk menunjukkan bahwa pembangunan Zona Integritas telah menghasilkan perubahan yang terukur dan berkelanjutan. Seluruh jajaran PTA Gorontalo berkomitmen menjadikan setiap masukan Tim Evaluator sebagai bahan perbaikan untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik, sekaligus memperkuat langkah menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).
Pada kesempatan tersebut, Ketua PTA Gorontalo turut memperkenalkan secara singkat berbagai capaian dan inovasi pelayanan yang telah dikembangkan PTA Gorontalo sebagai upaya memberikan kemudahan dan kepastian layanan kepada masyarakat serta para pemangku kepentingan. Salah satu inovasi yang diperkenalkan adalah Aplikasi Serambi Madinah, yang selanjutnya dipaparkan secara lebih mendalam dalam agenda desk evaluasi.
Usai peninjauan PTSP, Tim Evaluator bersama jajaran PTA Gorontalo menuju Aula Pentagon untuk mengikuti agenda utama, yakni desk evaluasi dan wawancara. Kegiatan ini menjadi momentum bagi PTA Gorontalo untuk memaparkan perubahan, capaian, inovasi, serta dampak nyata pembangunan Zona Integritas yang telah dilaksanakan dalam rangka mewujudkan predikat WBBM.
Dalam waktu kurang lebih 20 menit, Ketua PTA Gorontalo memaparkan berbagai capaian dan keunggulan satuan kerja, termasuk manfaat inovasi yang telah dibangun dan dirasakan langsung oleh masyarakat maupun stakeholder. Paparan juga diperkuat dengan sejumlah testimoni dari para pemangku kepentingan sebagai bukti bahwa program dan inovasi yang dikembangkan tidak berhenti pada pemenuhan administrasi, tetapi telah memberikan manfaat nyata dalam peningkatan kualitas pelayanan.

Salah satu inovasi yang mendapat perhatian dalam paparan tersebut adalah Isbat Wakaf Terpadu, sebuah program kolaboratif yang dirancang untuk memberikan solusi terhadap persoalan wakaf yang selama ini belum terselesaikan. Dalam kesempatan tersebut turut ditampilkan apresiasi dan dukungan Menteri Agama RI Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar terhadap keberhasilan pelaksanaan inovasi Isbat Wakaf Terpadu di Gorontalo.
Selain Isbat Wakaf Terpadu, PTA Gorontalo juga memperkenalkan sejumlah inovasi unggulan lainnya, di antaranya Serambi Madinah dan E-Trek Perkara. Ketiga inovasi tersebut menjadi bagian dari strategi PTA Gorontalo dalam memperkuat transparansi, akuntabilitas, efektivitas pelayanan, serta membangun sistem yang mampu memberikan kemudahan bagi masyarakat dan stakeholder.
Setelah menyimak pemaparan Ketua PTA Gorontalo, Tim Evaluator Kementerian PANRB menunjukkan ketertarikan terhadap sejumlah inovasi yang dikembangkan. Isbat Wakaf Terpadu menjadi salah satu inovasi yang mendapat perhatian khusus karena dinilai mampu menghadirkan solusi konkret terhadap persoalan wakaf yang telah berlangsung selama bertahun-tahun. Sementara itu, Serambi Madinah dan E-Trek Perkara juga menjadi bagian yang mendapat perhatian dalam sesi wawancara dan pendalaman. Secara khusus, kinerja aplikasi menjadi topik yang sangat menarik untuk dibahas, terutama mengenai keandalan, efisiensi, serta dampak kemudahan akses yang dirasakan langsung oleh masyarakat pengguna layanan peradilan.
Pada sesi pendalaman, Tim Evaluator menggali lebih jauh mengenai proses implementasi, keberlanjutan, serta dampak dari inovasi tersebut terhadap peningkatan kualitas pelayanan dan penguatan integritas aparatur. Diskusi berlangsung secara interaktif dengan menitikberatkan pada bukti perubahan dan manfaat yang telah dirasakan oleh pengguna layanan.
Menutup rangkaian evaluasi, Tim Evaluator memberikan apresiasi terhadap berbagai upaya dan inovasi yang telah dilakukan PTA Gorontalo. Khusus Isbat Wakaf Terpadu, meskipun tergolong inovasi yang relatif baru, implementasinya dinilai telah memberikan dampak signifikan dalam membantu penyelesaian persoalan wakaf yang bahkan telah berlangsung selama puluhan tahun.
Sementara itu, Serambi Madinah dinilai memiliki peran strategis dalam memperkuat pengawasan dan transparansi proses penyelesaian perkara. Melalui sistem tersebut, proses perkara dapat dipantau secara lebih terukur sehingga turut mendukung pencegahan potensi penyimpangan serta memperkuat integritas aparatur dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat pencari keadilan.
Pelaksanaan Desk Evaluasi dan Verifikasi Lapangan ini menjadi bagian penting bagi PTA Gorontalo untuk menunjukkan bahwa pembangunan Zona Integritas telah menghasilkan perubahan yang terukur dan berkelanjutan. Seluruh jajaran PTA Gorontalo berkomitmen menjadikan setiap masukan Tim Evaluator sebagai bahan perbaikan untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik, sekaligus memperkuat langkah menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).