Rapat Koordinasi dan Penilaian Kinerja Triwulan III Pengadilan Agama Sewilayah Hukum Pengadilan Tinggi Agama Gorontalo
Rapat Koordinasi dan Penilaian Kinerja Triwulan III
Pengadilan Agama Sewilayah Hukum Pengadilan Tinggi Agama Gorontalo
Gambar 1: Pembukaan Rapat Koordinasi Pengadilan Agama Sewilayah Hukum PTA Gorontalo
Gorontalo - Pada hari Senin, 7 November 2022 bertempat di Aula Pengadilan Tinggi Agama Gorontalo telah dilaksanakan Rapat Koordinasi Pengadilan Agama Sewilayah PTA Gorontalo sekaligus dengan pemberian penghargaan atas kinerja Pengadilan Agama sewilayah hukum PTA Gorontalo untuk triwulan III. Hadir dalam rapat tersebut yaitu Ketua PTA Gorontalo Bapak Dr. Drs. H. Muh. Abduh Sulaeman, S.H., M.H., Wakil Ketua PTA Gorontalo Bapak Drs. Moh. Yashya, S.H., M.H., para Hakim Tinggi PTA Gorontalo, Panitera PTA Gorontalo Bapak Drs. Hasani., dan Plt. Sekretaris PTA Gorontalo Bapak Abdul Adjis Junus Ismail, S.H., M.H.
Rapat koordinasi dibuka dengan pembacaan Surat keputusan Ketua Pengadilan Tinggi Agama Gorontalo yaitu Penetapan hasil Penilaian Kinerja Pengadilan Agama di Wilayah Hukum Pengadilan Tinggi Agama Gorontalo Triwulan III Tahun 2022 oleh Bapak Lukman Alan Tomayahu, S.E. dan pemberian sertifikat kepada pemenang berdasarkan kategori dan pemenang berdasarkan rata-rata capaian kinerja tertinggi. Untuk kategori SIPP diraih oleh PA Tilamuta dengan capaian 100% dan PA Suwawa dengan capaian 100%, kategori mediasi diraih oleh PA Suwawa dengan capaian 62,50%, kategori kinerja e-court diraih oleh PA Suwawa dengan capaian 16,14%, kategori kinerja gugatan mandiri diraih oleh PA Marisa dengan capaian 83, 87%, kategori kinerja tingkat kepatuhan validasi harian e-register diraih oleh PA Tilamuta dengan capaian 100% dan PA Suwawa dengan capaian 100%, kategori kinerja pembebasan biaya perkara diraih oleh PA Limboto dengan capaian 306,37%, kinerja sidang diluar gedung dan sidang terpadu diraih oleh PA Suwawa dengan capaian 261,43%, kategori kinerja pos bantuan hukum diraih oleh PA Limboto dengan capaian 82,78%, kategori Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) diraih oleh PA Limboto dengan capaian 86,27%, kategori kinerja E-Sakip diraih oleh PA Gorontalo dengan capaian 88,97%, kategori kinerja realisasi anggaran diraih oleh PA Suwawa dengan capaian 87,22%, kategori penetapan status penggunaan BMN diraih oleh PA Gorontalo dengan capaian 99,20%, kategori pengiriman berita diraih oleh PA Suwawa dengan capaian 29,17%, kategori kinerja pengiriman laporan diraih oleh PA Gorontalo dengan capaian 97,37% PA Limboto dengan capaian 97,37% dan PA Suwawa dengan capaian 97,37%.
Gambar 2 Peraih kategori berdasarkan rata-rata capaian kinerja tertinggi PA Suwawa (peringkat 1), PA Marisa (peringkat 2) dan PA Tilamuta (peringkat 3)
Pemenang berdasarkan rata-rata capaian kinerja tertinggi diraih oleh PA Tilamuta sebagai peringkat 3 (tiga) dengan capaian 64,90%, PA Marisa peringkat 2 (dua) dengan capaian 67,37% dan PA Suwawa peringkat 1 (satu) dengan capaian 71,60%. Setelah pembacaan Surat Keputusan (SK) dan penyerahan sertifikat, dilanjutkan dengan sambutan dari Bapak Dr. Drs. H. Muh. Abduh Sulaeman, S.H., M.H. selaku ketua PTA Gorontalo, dalam sambutannya beliau menyampaikan penghargaan kinerja dimaksudkan untuk meningkatkan kinerja Pengadilan Agama sewilayah PTA Gorontalo kedepan dan berharap semoga Pengadilan Agama di wilayah PTA Gorontalo tidak hanya berprestasi di tingkat PTA tetapi dapat berprestasi di tingkat nasional. Dan Rapat Koordinasi (Rakor) dilaksanakan setiap triwulan, akan tetapi rakor triwulan III yang seyogyanya dilakukan di bulan Oktober baru dapat dilaksanakan di bulan November hal ini sebagai bukti konsistensi dari PTA dan PA dalam melaksanakan rapat koordinasi ini. Rakor adalah sebagai ajang monitoring dan evaluasi terhadap kinerja Pengadilan Tinggi Agama Gorontalo dan Pengadilan Agama sewilayah PTA Gorontalo karena melalui monitoring dan evaluasi ini dapat diketahui indikator-indikator mana yang menghambat sehingga harus dicarikan jalan keluarnya atau solusi, dan solusi tersebut dijadikan pedoman untuk pelaksanaan di masa mendatang. Terkadang juga sering mengabaikan prosedur dengan mengutamakan hasilnya, oleh karena itu prosedur ini harus didahulukan. Prosedur itu baru berhasil jika didukung dengan dokumen-dokumen yang berkaitan dengan pelaksanaan prosesnya. Dalam pelaksanaan tugas biasanya selalu ada dinamika sehingga perlu adanya inovasi, inovasi bukan selalu aplikasi tetapi inovasi bisa juga kebijakan dan inovasi tersebut harus tetap dimonitoring dan dievaluasi. Monev bisa dilakukan dengan dialog yang dilakukan dalam rakor misalkan terkait dengan aspek pengguna, substansi inovasi atau sarana dan prasarana yang ada. Pengawasan dan pembinaan merupakan siklus yang harus dilakukan dalam suatu organisasi dan bukan hanya tanggung jawab pimpinan yang paling atas tetapi pengawasan dan pembinaan juga menjadi tanggung jawab langsung semua atasan.
Rapat Koordinasi dan pemberian penghargaan triwulan III yang dimulai pada pukul 09.00 WITA dan selesai pukul 14.30 WITA berjalan dengan sangat lancar. Selamat kepada satker yang berhasil meraih capaian kinerja tertinggi berdasarkan kategori dan satker yang berhasil meraih peringkat berdasarkan rata-rata capaian kinerja tertinggi. Semoga bisa menjadikan motivasi bagi satker lain untuk dapat memaksimalkan kinerjanya.