Ketua PTA Gorontalo melantik Ketua Pengadilan Agama Limboto kelas 1B
Ketua PTA Gorontalo melantik Ketua
Pengadilan Agama Limboto kelas 1B
Gorontalo, 3 Juni 2024. Ketua Pengadilan Tinggi Agama Gorontalo Dr. H. Chazim Maksalina, M.H. melakukan pengambilan sumpah jabatan sekaligus melantik Ketua Pengadilan Agama Limboto, bertempat di Aula PTA Gorontalo acara yang juga dihadiri oleh Ketua, Wakil, Panitera & Sekretaris Pengadilan Agama sewilayah PTA Gorontalo, Dharmayukti karini dan juga para tamu undangan yang berasal dari PTA Palu dan PA Donggala, acara yang berlangsung pada pukul 10.00 WITA berlangsung secara lancar & khidmat.
Acara diawali dengan menyanyikan lagu wajib nasional Indonesia Raya dan Hymne Mahkamah Agung RI serta Mars PTA Gorontalo Hebat dan dilanjutkan Doa oleh Rohaniwan, dilanjutkan dengan pembacaan Surat Keputusan Ketua Mahkamah Agung RI oleh Kepala Sub Bagian Rencana Program dan Anggaran PTA Gorontalo Bapak Lukman Alan Tomayahu, S.E. dan dilanjutkan pengambilan sumpah jabatan & pelantikan oleh Ketua Pengadilan Tinggi Agama Gorontalo sekaligus pemasangan kalung jabatan kepada Ketua yang dilantik.
Acara dilanjutkan dengan sambutan dan ramah tamah perkenalan oleh Ketua PA Limboto yang baru rasa lama yaitu Bapak Faisal Sastra Maryono Rivai, S.H.I., M.H., Dalam Sambutannya Beliau berterima kasih kepada bapak Ketua PTA Gorontalo yang telah mengambil sumpah jabatan dan melantik dan juga kepada para petugas yang mengurus acara pelantikan pada hari itu, Beliau juga menyatakan bahwa beliau merupakan orang lama yang mendapatkan amanah dan jabatan baru. Selanjutnya KPTA Gorontalo juga memberikan sambutannya dalam hal ini beliau mengucapkan selamat kepada Bapak Ketua PA Limboto yang baru dilantik, Beliau berharap Kehadiran Bapak/Ibu pejabat yang baru dilantik dapat menambah energi baru untuk bisa bersinergi dan berkolaborasi dalam hal menjalankan tugas di wilayah Hukum PTA Gorontalo, Beliau juga mengucapkan terimakasih kepada para tamu undangan dari satuan kerja diluar wilayah PTA Gorontalo yang hadir pada pelantikan hari itu, terakhir beliau menutup sambutannya dengan sebuah pantun. (AIA)
